28/09/2020

Definisi Data Mining

Akhir – akhir ini kita sering medengar kata “data mining”.Lalu sebenarnya apa si yang dimaksud dengan data mining itu sendiri ? . Data mining merupakan sebuah bidang ilmu yang bisa dikatakan baru. Data mining itu sendiri telah memberikan beberapa produk yang meguntungkan bagi masyarakat tapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa keberadaan data mining juga dapat memberikan beberapa kerugian bagi masyarakat.Selanjutnya mari kita bahas lebih lanjut mengenai data mining.

 

Pengertian Data Mining

Dilihat dari cara pandang yang berbeda beberapa ahli memberikan pandangan nya sendiri mengenai data mining dan dibawah ini merupakan beberapa pengertian data mining menurut pandangan para ahli :

  1. Larose

Menurut Larose, definisi data mining adalah proses menemukan sesuatu yang bermakna oleh suatu korelasi baru, pola dan juga tren yang terdapat dengan cara memilah-milah data yang berukuran besar, dimana data tersebut disimpan dalam repository, menggunakan teknologi sosialisasi pola serta statistik dan teknik matematika.

  1. Turban Et Al (2005)

Menurut Turban Et Al, arti data mining adalah proses yang memakai teknik statistik, teknik matematika, kecerdasan protesis, machine learning dalam melakukan ekstraksi dan mengidentifikasi informasi yang bermanfaat serta pengetahuan yang terkait oleh berbagai database (yang berukuran) besar.

  1. Pramudiono (2006)

Menurut Pramudiono, pengertian data mining adalah analisa yang dilakukan secara automatic (otomatis) pada data yang berjumlah besar dan kompleks dengan tujuan untuk mendapatkan kecendrungan atau pola penting yang keberadaannya biasanya tidak disadari.

  1. Santoso

Data mining, sering juga disebut sebagai knowledge discovery in database (KDD). KDD adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan, pemakaian data, historis untuk menemukan keteraturan, pola atau hubungan dalam set data berukuran besar.

  1. Witten

Data mining didefinisikan sebagai proses menemukan pola-pola dalam data. Proses ini otomatis atau seringnya semiotomatis. Pola yang ditemukan harus penuh arti dan pola tersebut memberikan keuntungan, biasanya keuntungan secara ekonomi. Data yang dibutuhkan dalam jumlah besar.

  1. Han

Data mining adalah kegiatan menemukan pola yang menarik dari data dalam jumlah besar, data dapat disimpan dalam database, data warehouse, atau penyimpanan informasi lainnya. Data mining berkaitan dengan bidang ilmu – ilmu lain, seperti database system, data warehousing, statistik, machine learning, information retrieval, dan komputasi tingkat tinggi. Selain itu, data mining didukung oleh ilmu lain seperti neural network, pengenalan pola, spatial data analysis, image database, signal processing.

 

Dari beberapa pendapat diatas bisa dikatakan data mining adalah teknik yang relative cepat dan mudah untuk menemukan pengetahuan , pola dan atau relasi antar data secara cepat.

 

Kegunaan Data Mining

Jika dilihat secara umum, kegunaan data mining dibagi menjadi dua hal , yaitu deskriptif dan prediktif. Deskriptif memiliki makna yaitu data mining digunakan untuk mencari pola  – pola yang dapat dipahami manusia yang menjelaskan karekteristik data. Sedangkan prediktif berarti data mining digunakan untuk membentuk sebuah model pengetahuan yang akan digunakan untuk melakukan prediksi.Berdasarkan fungsionalitas, tugas  – tugas data mining dikelompokkan menjadi ke dalam enam kelompok sebagai berikut (Fayyed et al) :

  1. Klasifikasi (classification)
  2. Klasterisasi (clustering)
  3. Regresi (regression)
  4. Deteksi anomaly (anomaly detection)
  5. Pembelajaran aturan asosiasi (association rule learning)
  6. Perangkuman (summarization)

 

Referensi :

Suyanto.2019.DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI DAN KLASTERISASI DATA.Bandung:Informatika Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *