02/12/2020

Macam – Macam Kabel Jaringan

Pengertian Kabel Jaringan

Kabel jaringan komputer adalah bagian dari perangkat keras komputer berbentuk kabel dimana kabel ini dirancang secara khusus dan memiliki kriteria tertentu. Kabel jaringan komputer digunakan sebagai penghubung atau media transmisi terarah (guieded/wireline) pada suatu jaringan komputer. Maksud dari media transmisi terarah (guieded/wireline) disini itu adalah suatu kondisi dimana gelombang elektromagnetik yang diarahkan sepanjang fisik, dimana yang dimaksud fisik disini adalah kabel jaringan.

1. Kabel Coaxial

Kabel coaxial merupakan salah satu jenis kabel jaringan komputer yang klasik, dan saat ini sudah hampir tidak pernah digunakan lagi untuk penggunaan jaringan kabel pada sebuah sistem jaringan komputer. Kabel coaxial merupakan jenis kabel yang terdiri dari kawat tembaga, yang dilapisi oleh isolator, konduktor, dan kemudian pada bagian luar dari kabel coaxial ini dilindungi dengan menggunakan bahan PVC. Sekila, kabel coaxial ini juga sama seperti kabel antenna televisi.

Penggunaan kabel Coaxial Dalam penggunaannya di dalam jaringan, kabel coaxial saat ini sudah tergantikan oleh fungsi kabel Twisted Pair yang akan dibahas setelah ini. Biasanya, kabel coaxial ini digunakan pada jenis jaringan yang memilki topologi jaringan bus dan juga topologi ring. Penggunaan dari kabel coaxial yang sudah jarang digunakan ini tidak lain merupakan konsekuensi dari beberapa kelemahan yang dimilki oleh kabel coaxial itu sendiri.

Kelemahan kabel coaxial Salah satu kelemahan utama dari jens kabel coaxial ini di dalam jaringan adalah karena memiliki jangkauan dan juga kualitas pentransmisian data yang terbatas, sehingga sudah jarang digunakan. Selain itu, kabel coaxial juga dinilai kurang fleksibel, terutama apabila dibandingkan dengan kabel twisted pair.

2. Kabel Twisted Pair

Jenis kabel jaringan kedua adala twisted pair. Kabel twisted pair adalah kabel jaringan yang didalamnya terdiri dari beberapa kabel saling berpasangan jumlahnya ada 8 kabel dengan warna yang berbeda. Untuk cara kerja kabel twisted pair sama dengan kabel coaxial yaitu dengan menghantarkan arus listrik. Pada lapisan dalam kabel twisted pair terdapat kawat tembaga yang berfungsi sebagai konduktor.

Ada 3 jenis kabel twisted pair yang perlu Kamu tahu :

 

UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP adalah jenis kabel twisted pair tanpa pelindung bagian dalam kabel. Jenis kabel ini paling banyak digunakan saat ini karena memiliki fungsi yang sama tetapi harganya lebih murah dibandingkan dengan jenis twisted pair lain.

 

FTP (Foiled Twisted Pair)

FTP adalah jenis kabel yang dengan pelindung alumunium foil pada bagian luar pair kabel  sehingga lebih tahan dari interferensi gelombang elektromagnetik. Kabel FTP ini menjadi pilihan paling bagus daripada kabel UTP tetapi untuk harganya lebih mahal.

 

STP (Shielded Twisted Pair)

Kabel STP adalah jenis kabel twisted pair yang memiliki lapisan alumunium foil sebagai pelindung pada bagian dalam kabel yang berfungsi untuk menghalau gangguan elektromagnetik yang mempengaruhi internet. Alumunium foil pada kabel STP membungkus setiap pasang kabel tembaga, jadi akan ada 4 shielded pair aluminium dalam kabel.

 

Dalam memilih kabel twisted pair, kadang setiap kabel memiliki label CAT5/CAT5e dan CAT6. Label tersebut merupakan kode yang menandakan kemampuan transfer data setiap kabel. Untuk kabel CAT5/CAT5e adalah teknologi kabel lama yang sudah ada sejak tahun 2001. Kabel versi ii mampu mentransmisikan data 100 Mbit/second dengan speed maksimal 250 MHz. Kabel versi CAT6 adalah versi canggihnya yaitu bisa mentransmisikan data hingga 10 Gbit/second dengan panjang kabel maksimal bisa mencapai 100 meter.

3. Kabel Fiber Optik

Yang Ketiga Sob Ada Fiber Optik. Kabel jenis ini sangat berbeda dengan jenis kabel yang sudah disebutkan diatas, kabel jenis fiber optic tidak menggunakan tembaga sebagai penghantar. Kabel fiber optic terbuat dari serat kaca yang amat tipis. Oleh karena terbuat dari serat kaca maka sinyal yang dikirim berupa cahaya dari sumber ke tujuan.

 

Itu sebabnya kabel jenis ini lebih cepat dalam mentransmisikan data dibanding dengan jenis kabel yang lain. Namun kabel ini memiliki kelemahan jika tertekuk akan timbul noise yang mengganggu pengiriman data.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *