02/12/2020

Mengenal Pemrogaman Berorientasi Objek

 

 

 

Hallo Semua, bagi kalian yang sedang belajar mengenai pemrogaman tentunya kalian harus memahami metode – metode yang ada didalamnya. Metode yang ada yaitu pemrograman terstruktur dan pemrograman berorientasi objek. Untuk kali ini, mimin akan membahas mengenai pemrograman berorientasi objek, mari kita lihat penjelesannya.

Pengertian Pemrogaman Berorientasi Objek

Pemograman Berorientasi Object atau dalam bahasa inggris lebih dikenal dengan Object Oriented Programming (OOP) adalah sebuah paradigma dalam pemograman yang menyelesaikan masalah program dengan menyediakan objek-objek(terdiri dari beberapa attribute dan method) yang saling berkaitan dan disusun kedalam satu kelompok atau yang disebut dengan class. Nantinya objek-objek tersebut akan saling berinteraksi untuk menyelasaikan masalah program yang rumit. Pemrograman berorientasi objek juga bisa berarti sebgai metode yang berorientasi terhadap objek. Dimana semua data maupuan fungsi di definisikan ke dalam beberapa kelas atau objek yang tujuannya yaitu saling bekerjasama untuk memecahkan suatu masalah.

Keunggulan dan kekurangan Pemrogaman Berorientasi Objek

Didalam metode ini juga memiliki beberapa keunggulan  dan kekurangan diantaranya sebagai berikut :

Kelebihan

  • Improved Software Development Productivity : Sistem program dapat dimodifikasi tanpa melibatkan banyak modul dimana hanya objek saja yang terlibat. Selain itu sistem program dapat dikembangkan sampai skala paling kompleks.
  • Improved Software Maintainability : Bagian dari software dapat dengan mudah di maintenance jika ada perubahan meskipun dalam skala yang cukup besar.
  • Faster Development : Metode ini didukung oleh banyak library objek, sehingga mempercepat penyelesaian program dan juga projek berikutnya.
  • Lower Cost of Development : Faster development tentu akan mengurangi biaya pengembangan pembuatan program
  • Higher Quality Software : Faster developmentpun akan memberikan lebih banyak waktu dan sumberdaya untuk proses verifikasi software

Kekurangan

  • Untuk beberapa programmer butuh waktu untuk terbiasa dengan OOP
  • Ukuran program yang dibuat dengan metode ini cukup besar
  • Runtime program lebih lambat
  • Tidak semua masalah program bisa diselesaikan dengan OOP

Karakteristik Pemrogaman Berorientasi Objek

  • Enkapsulasi (Pembungkusan) : Merupakan pelindung program dan data yang sedang diolah. Enkapsulasi mendefinisikan perilaku dan melindungi program dan data agar tidak diakses secara sembarangan oleh orang lain.Enkalpsulasi juga berarti proses dalam menciptakan sebuah objek dimana terdapat beberapa bagian atau attribute yang terbagi berdasarkan sifat yakni public(umum) dan private (khusus)
  • Inheritansi : Yaitu objek-objek yang ada disekitar kita adalah objek-objek yang saling terhubung secara hirarki. Contohnya : Lingkaran dan bujur sangkar adalah turunan dari bentuk 2D dan bentuk 2D adalah turunan dari gambar. Lingkaran dan bujur sangkar mewarisi (inherit) sifat-sifat dari bentuk 2D, juga merawisi sifat-sifat dari objek gambar. Lingkaran dan bujur sangkar dapat dikatan sebagai subsclass dari bentuk 2D. Sedangkan bentuk 3D adalah superclass dari bola dan piramida, dst.

Istilah – Istilah Dalam Pemrogaman Berorientasi Objek

  • Class
  • Property
  • Method
  • Object
  • Overloading

Contoh Bahasa Pemrogaman yang Mendukung Pemrogaman Berorientasi Objek

  1. PHP
  2. Java
  3. Python
  4. Ruby
  5. C++
  6. Delphi
  7. C#
  8. Net
  9. Perl

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *